Jangan begadang, pesan Mendikbud untuk peserta UN 2016

blogger templates

Ujian Nasional (UN) 2016 untuk sekolah tingkat atas dan sederajat akan berlangsung mulai 4 hingga 21 April 2016. Para siswa akan bergelut dengan 40-50 soal, selama 120 menit setiap mata ujian. Mendikbud, Anies Baswedan, menyatakan UN kali ini lebih mementingkan kejujuran, bukan lagi tentang kelulusan.
"Yang dibicarakan tentang UN saat ini adalah kejujuran, bukan kelulusan. Prestasi penting, jujur yang utama. Ujian tidak boleh menghalalkan segala cara. Tidak ada lagi 'subsidi jawaban'," kata Anies, saat jumpa pers UN 2016, di Jakarta, Jumat (1/4/2016). Dia juga menyebut, Revolusi Mental mulai terlaksana lewat penerapan UN format baru ini.
Sejak 2015 UN tidak lagi menjadi penentu kelulusan. Kelulusan ditentukan oleh sekolah, melalui ujian sekolah. Selain itu, dibandingkan dengan UN 2014/2015, kisi-kisi UN kini disusun berdasarkan kriteria kompetensi lulusan, standar isi, dan kurikulum yang berlaku pada lingkup materi yang sama.
Anies mengungkapkan, anak sulungnya juga akan menjalani UN tahun ini. Dalam pernyataan tertulisnya di situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), ia berpesan kepada orang tua dan para peserta UN. Sebagai orangtua, agar menghindari hal-hal yang bisa menggangu ketenangan persiapan anak dalam menghadapi UN.
"Mulai sekarang, sampai saat UN, jangan terlalu forsir diri untuk belajar. Harus istirahat yang cukup. Malam menjelang UN jangan belajar semalaman. Justru harus tidur cukup. Usahakan tidur malam selama 8 jam," pesan Anies untuk para peserta UN.

Jadwal pelaksanaan UN SMA/SMK 2016

Ujian Nasional diselenggarakan serentak untuk setiap jenjang dan jalur pendidikan (formal dan nonformal). Ada dua metode yang diterapkan, berbasis kertas atau Paper-Based Test (PBT) dan berbasis komputer atau Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
Adapun jadwal pelaksanaan UN-PBT tingkat SMA adalah 4 - 6 April 2016, sedangkan untuk SMK 4 -7 April 2016. UN-PBT susulan akan diselenggarakan pada 11 - 13 April 2016 untuk jenjang SMA, sedangkan untuk SMK 11 -14 April 2016.
Bagi SMA yang sudah siap menyelenggarakan metode UNBK, jadwalnya dimulai pada 4-7, dan 11-12 April. Bagi siswa SMK, jadwalnya 13-16 April. Sedangkan UNBK susulan, tingkat SMA diselenggarakan pada 18-20 April, dan tingkat SMK pada 20-21 April 2016.
Menurut Menteri Anies, sekolah-sekolah yang melaksanakan UNBK pada 2016 ini meningkat 900 persen. "Tahun lalu 500 sekolah, tahun ini 4.400 sekolah melaksanakan UNBK," ujarnya. Dengan UNBK, pengolahan hasil dapat dilakukan lebih cepat, lebih mudah dan murah, lebih transparan, dan kecurangan lebih sulit terjadi.
"Dari data Indeks Integritas UN tahun lalu, sekolah yang melaksanakan UNBK, tingkat kecurangan nol, atau indeks integritas UN-nya 100 persen," lanjutnya. Selain itu, UNBK juga diklaim mengurangi kemungkinan terjadinya keterlambatan, tertukarnya soal, dan ketidakjelasan hasil cetak. Pada metode berbasis kertas, hal-hal tersebut rawan terjadi.
Adapun provinsi dengan tingkat partisipasi terbesar UNBK adalah Yogyakarta. Provinsi Papua dan provinsi baru Kalimantan Utara (Kaltara) tingkat partisipasinya masing-masing 10 persen dan 20 persen. Di DKI Jakarta, ada 203 SMA yang akan melaksanakan UNBK, dan 167 untuk tingkat SMK.
Menurut data Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Kemendikbud 2013/2014, secara total terdapat 516 SMA negeri maupun swasta di Jakarta. Dengan demikian, diperkirakan 34 persen sekolah menengah tingkat atas yang melaksanakan UNBK ini.

Ujian berbasis komputer bebas pungutan

Tahun kedua penyelenggaraan UNBK ini masih mengandalkan sistem semi-online. Maksudnya, soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah). Kemudian, ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara daring (offline). Setelah selesai ujian, hasilnya dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload).
Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kemendikbud, Nizam, mengatakan pelaksanaan UNBK ini bekerja sama dengan berbagai pihak, di antaranya perguruan tinggi seperti ITS, UI, UGM, ITB serta BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) untuk teknologi dan pengamanannya.
"Kemendikbud juga bekerja sama dengan Kemenkominfo untuk pengamanannya, serta perusahaan telekomunikasi untuk keamanan koneksi saat sinkronisasi data," ujar Nizam.
Pihak Kemendikbud juga mengklarifikasi sehubungan dengan adanya laporan pungutan yang dibebankan kepada orang tua untuk menyewa/membeli komputer dalam pelaksanaan UNBK. Dijelaskan bahwa UNBK hanya diselenggarakan pada sekolah yang sudah siap baik dari infrastruktur, SDM, maupun peserta.
Karena itu, sekolah calon penyelenggara UNBK pada 2016 tidak diperkenankan memaksakan diri untuk membeli atau menyewa komputer dengan membebani orang tua siswa. Sekolah yang belum dapat memenuhi kecukupan infrastruktur, dapat mengundurkan diri dan mengikuti UN berbasis Kertas dan Pensil (UNKP atau UN-PBT).
Kemendikbud mendorong keterlibatan publik dalam menyukseskan Ujian Nasional ini. Masyarakat dapat berkomunikasi dan mendapat informasi mengenai UN, atau memberi masukan dan pengaduan melalui Posko UN, laman un.kemdikbud.go.id, media sosial dengan menyertakan tagar #UN2016 atau mention akun @Kemdikbud_RI di Twitter.
Selain itu, masyarakat juga dapat menyampaikan pertanyaan atau pengaduan seputar Ujian Nasional melalui call center 177, nomor telepon 0215703303, telpon seluler 0816979177, SMS di 0811976929, serta e-mail unpuspendik@kemdikbud.go.id dan pengaduan@kemdikbud.go.id.

Sumber : beritagar.id

 

0 Response to "Jangan begadang, pesan Mendikbud untuk peserta UN 2016"

Posting Komentar

close